24.4 C
Indonesia
Minggu, Juli 14, 2024
spot_imgspot_img

Kompak dan Boikot Warga Menolak Aksi Demo “PALSU” Dikejari Mencatut Nama Desa Trosobo,Warga Mendukung Kinerja Kepala Desa Heri Achmadi Definitif

Faktajurnalisnews.com || Sidoarjo – Pasca aksi demo yang mengatasnamakan warga Desa Trosobo, Kecamatan Taman, di Kantor Kejaksaan Negeri Sidaorjo, pada hari Kamis 6 Juni 2024. Membuat situasi di Desa Trosobo semakin kompak, warga secara bersama-sama melakukan aksi dukungan atas kinerja Kepala Desa (Kades) Heri Achmadi

Kali ini warga Desa Trosobo memasang spanduk yang bertuliskan 100% bertentangan dengan aksi demo sebelumnya di kantor Kejari Sidoarjo. Terpasang di sudut-sudut Desa Troboso. Spanduk yang bertuliskan :

1. Maju terus Bapak Kepala Desa Trosobo, Heri Achmadi, Sukses dan Tetap Semangat
2. Mendukug adanya pembangunan TPST
3. Warga menyatakan tidak ada pungli terkait PTSL di Desa Trosobo
4. Menolak adanya demo yang mengatas namakan warga

Ketua RW 07, Basoni mengatakan “Kali ini murni aksi warga bukan kaleng-kaleng apalagi dibayar. Warga jika sudah Bersatu tidak bisa diatur dengan sejumlah uang,” Ujar Basoni sembari menyindir aksi sebelumnya yang mengatasnamakan arga RW 07 demo ke kantor Kejari Sidoarjo.

Basoni berpesan kepada masyarakat Desa Trosobo agar rukun jangan muda di provokasi oleh ulah oknum mantan Kades yang membuat situasi tidak kondusif.

“Desa trosobo sekarang ini aman dan damai, tiba-tiba ada demo mengatasnamakan warga. Jelas itu fitnah, apalagi dalang dibaling itu semuah akhirnya warga tau siapa. Yakni mantan Kades Trosobo,” tegas Basoni.

Seperti yang diberitakan sebelumnya belasan warga mengelar aksi demo di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo.

Mereka memberikan dukungan kepada Kejari Sidoarjo dalam menuntaskan perkara di desa Trosobo, diantaranya dugaan pungutan liar Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan dugaan korupsi bantuan keuangan (BK).

Kasie Intelijen Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Andrie Dwi Subianto usai menemui warga menyampaikan bahwa pihaknya bekerja secara profesional, proporsional dan bertanggung jawab.

“Jadi masyarakat gak usah khawatir ini perkara tetap berjalan, cuman butuh waktu karena tidak gampang membuktikan tindak pidana korupsi,“ ucapnya saat menjawab pertanyaan wartawan.”Jelasnya.(Team)

Redaksi
Author: Redaksi

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments